Sabtu, 06 Juni 2009

puisi Serly Rostarina

Lukisan Hati

Ku lukis Cintamu Mama
Ku warnai dengan luka hatimu
Ku gores dengan nada pedihku
Ku bingkai dengan salah tingkahmu

Pagi Ku harap cintamu
Siang Ku harap kehadiranmu
Sore Ku harap belaianmu
Malam Ku harap pelukanmu

Dunia yang penuh kasih
Kini tinggal kenangan
Dunia yang penuh melodi
Kini tinggal syairnya saja



terkubur dalam anganku

kutertidur dalam nyanyian alam
kubermimpi di padang pasir
kuberlari dikejar badai
kuterjatuh diujung tebing
kutertangkap gulungan ombak
kuterlempar di atas batu
kuterdampar di pulau sepi
kusendiri ditelan malam
dan.......
kuterbangun kehilangan ragaku
aku mencari dimana ragaku
namun.....................
tlah terkubur dalam anganku





Tanda Sirna


Sepi sendiri tidur berselimut rindu
Bintang penghias malam
Pudar tak bercahaya
Mimpi hangatkan raga
Pilu menghapus kenangan
Cinta berderai air mata
Hitam membayangi kalbu
Suka cita t'lah tiada
Kini senjapun terlihat
Batin mulai berbicara
Ayo...! Lakukan dari sekarang...!
Hidup memperbaiki semesta
Takkan pernah terlambat
Dan belum terlambat


tentang Serly Rostarina :
Serly Rostarina adalah seorang yang gadis yang mengaku mencoba belajar mancintai puisi,
tekadnya itu diwujudkan dengan melibatkan diri pada kegiatan sastra di kampusnya.
menjadi anggota "SATE" adalah pilihannya,
meski dia sekarang duduk di semester II FKIP jurusan BK (Bimbingan Konseling),
namun dia memilih sastra kegiatan diluar disiplin ilmunya.
gadis yang asli brebes ini giat mengirimkan puisi-puisinya di Sebayu FM dalam acara "Sastra dan Budaya".

1 komentar: