Jumat, 05 Juni 2009

sastra radio SEBAYU FM


sastra radio sebagai gairah berpuisi

era 80-an adalah era kebangkitan sastra radio di tegal dan sekitarnya, yang pada saat itu di tegal ada 5 radio hampir semuanya menyediakan acara apresiasi sastra khususnya puisi, seperti RSPD (sekarang sebayu FM) dengan taman puisi, radio inilah yang memulai acara tersebut yang pada saat itu didukung oleh Eko Tunas dan Yono Daryono, pada saat itu berbarengan dengan berjalannya proses kreatif teater RSPD. kemudian beberapa waktu berikutnya muncullah acara Sastra dan Budaya yang disiarkan oleh radio Raka dan Radio Angkasa, pada dua radio ini acara tersebut dikendalikan oleh teater Puber, diantaranya Nurhidayat Poso, Enthieh Mudakir dan Bontot Sukandar. sementara itu Dwi Ery Santoso juga di ketinggalan dengan menggeber acara yang sama lewat radio Anita yang pada awalnya acara tersebut di pegang oleh alm Sentot Susilo.

dari semangatnya teman-teman tersebut dunia sastra da teater di kota Tegal terus semakin berada pada puncak-puncaknya, bahkab menjadi magnit bagi seniman kota-kota lain, seperti jakarta, bandung. semarang, solo, jogja dan banyak kota lain yang melirik gejolak kesenian di kota yang saat itu dikenal sebagai kota warteg dan tukang becak. saat itulah juga image itu semakin terkikis dan tidak dipandang sebelah mata oleh seniman-seniman kota lain.
melihat kiprah kesenian di kota Tegal memang tidak bisa dipandang pada era 80-an saja, tetapi juga perlu melihat era 60-an, disana sempat muncul banyak aktor seperti Parto Tegal. era ini juga Tegal menjadi perhatian tokoh-tokoh kesenian nasional, seperti Rendra, Putu Wijaya bahkan Arifin C noer juga sempat tergiur untuk berkunjung ke Tegal.

pada saat sekarang ini acara sastra radio telah dimulai lagi bergeliat di Radio Sebayu FM yang dipandu oleh Bontot Sukandar dan Slamet Suwargo mengambil lebel Sastra Budaya, diharapkan acara ini menjadi ajang kreatifitas bagi penyair-penyair pemula untuk lebih mantap eksistensinya terhadap dunia kesenian khususnya puisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar